Fadlilah, Rizqy (2025) Pinjaman Online Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 Tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi Perspektif Maqāṣid Sharīʿah. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
Skripsi-Rizqy Fadlilah-Naskah Publish.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Fadlilah, Rizqy 2025. Pinjaman Online dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 Tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi Perspektif Maqāṣid Sharīʿah. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Endrik Safudin, M.H.
Kata Kunci/Keywords : Analisis Maqāṣid Sharīʿah, Peraturan OJK, Pinjaman Online Ilegal
Pinjaman online ilegal merupakan isu yang terpenting di Indonesia, terutama dengan maraknya praktik tersebut telah memakan banyak korban. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri memiliki peran aktif dalam permasalahan tersebut. Beberapa di antara peran OJK adalah memberikan pengawasan dan pengaturan kepada sektor jasa keuangan, khususnya pinjaman online. Seperti yang terdapat dalam Peraturan OJK yang baru saja dikeluarkan untuk menggantikan Peraturan OJK No. 10/POJK.05/2022 terkait Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi, yakni Peraturan OJK No. 40 Tahun 2024 terkait Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Berdasarkan konteks Hukum Islam, tindakan yang dilakukan oleh OJK tersebut dapat dianalisis dengan menggunakan maqāṣid sharīʿah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu Bagaimana analisis maqāṣid sharīʿah terhadap perizinan penyelenggaraan pinjaman online dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024? Bagaimana analisis maqāṣid sharīʿah terhadap kepengawasan pinjaman online oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hukum yuridis normatif, yang mengkaji Peraturan OJK No. 40 Tahun 2024 terkait Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengumpulan data literer, berupa editing, organizing, dan penemuan hasil data. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa ketentuan mengenai perizinan menyelenggarakan pinjaman online dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024 termasuk dalam konsep maqāṣid sharīʿah berupa menjaga jiwa (al-nafs) dan menjaga harta (al-māl) dalam tingkatan ḥājiyyāt. Karena dengan adanya ketentuan tersebut, OJK dapat mencegah terjadinya gangguan pada perekonomian akibat pinjaman online ilegal, serta dapat melindungi kepentingan masyarakat. Pada ketentuan kepengawasan pinjaman online dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2024, peraturan tersebut sama dengan peraturan mengenai perizinan, yakni masuk pada konsep maqāṣid sharīʿah berupa menjaga jiwa (al-nafs) dan menjaga harta (al-māl) dalam tingkatan ḥājiyyāt. Hal tersebut dikarenakan pengawasan OJK dilakukan untuk menghindarkan para pengguna jasa pinjaman online dari adanya penyelewengan dana dan terlalu tingginya bunga yang dapat medatangkan kerugian bagi para pengguna jasa tersebut.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Endrik Safudin |
| Subjects: | 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Jurusan Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 13 Jun 2025 03:28 |
| Last Modified: | 13 Jun 2025 03:28 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33392 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
