Putra, Sukma Arohman (2025) Interpretasi Simbolik Pada Tradisi Bubakan Dalam Relasi Hukum Islam Dan Budaya Lokal Perspektif Clifford Geertz ( Studi Di Desa Waduk, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan). Masters thesis, IAIN Ponorogo.
Preview |
Text
503230014_SUKMA AROHNAB PUTRA_HKI.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Tradisi Bubakan merupakan salah satu rangkaian prosesi adat yang sarat simbol dan makna filosofis yang bertujuan untuk membersihkan jalan kehidupan anak agar terhindar dari halangan serta mendapat berkah dalam menjalani hidupnya. Dalam hal ini peneliti akan meneliti tentang pemaknaan simbol-simbol dalam tradisi bubakan pada pesta pernikahan masyarakat Jawa.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dan menggunakan metode kualitatif, pengumpulan datanya dengan wawancara dan observasi. Data terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif analitis dengan menggunakan pola pikir induktif, dan menarik kesimpulan atau verifikasi.
Penelitian ini akan menganalisis pemaknaan simbol-simbol dalam tradisi bubakan dengan perspektif antropologi Clifford Geertz. Dalam kerangka pemikiran Geertz, budaya dipandang sebagai sistem makna yang terwujud melalui simbol-simbol yang diinterpretasikan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam setiap elemen tradisi bubakan serta memahami peran tradisi ini dalam memperkuat nilai-nilai sosial dan spiritual, serta menguak pemaknaan yang lebih luas dalam tradisi bubakan di pesta pernikahan dalam masyarakat Jawa. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melibatkan observasi partisipan dan wawancara mendalam dengan tokoh adat dan pelaku tradisi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam tradisi bubakan, seperti tumpeng, kain putih, hingga gerakan ritual, memiliki makna mendalam yang melambangkan doa restu, harapan akan kehidupan baru yang harmonis, serta pemersatu keluarga besar. Tradisi ini juga mencerminkan pemaknaan budaya Jawa yang menekankan keseimbangan, keharmonisan, dan spiritualitas. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi Bubakan tidak sekadar serangkaian ritual, melainkan representasi simbolik dari nilai-nilai kehidupan masyarakat Jawa yang terus bertahan dan berkembang.
Kata kunci: pemaknaan simbol dan antropologi Clifford Geertz
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Thesis Supervisor: | Agus Purnomo Abid Rohmanu |
| Subjects: | 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah |
| Depositing User: | Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 10 Jun 2025 02:17 |
| Last Modified: | 10 Jun 2025 02:17 |
| URI: | http://etheses.uinponorogo.ac.id/id/eprint/33181 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
