Tinjauan Fikih Munakahat Terhadap Istri Menjadi Tkw Dengan Suami Dibebaskan Dari Memenuhi Nafkah Keluarga Di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo

Saputri, Nindia Dewi (2019) Tinjauan Fikih Munakahat Terhadap Istri Menjadi Tkw Dengan Suami Dibebaskan Dari Memenuhi Nafkah Keluarga Di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
Untitled.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Saputri, Nindia Dewi. 2019. "Tinjauan Fikih Munakahat Terhadap Istri Menjadi TKW Dengan Suami Dibebaskan Dari Memenuhi Nafkah Keluarga Di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo”.Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Rif’ah Roihanah, SH., M.Kn.
Kata kunci: fikih munakahat, menjadi TKW, suami dibebaskan dari nafkah.
Dalam rumah tangga suami mempunyai kewajiban untuk memenuhi nafkah keluarga sedangkan istri mempunyai kewajiban utama mengatur rumah tangga dengan sebaik-baiknya. Namun keluarga di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo istrilah yang bekerja menjadi TKW disebabkan karena suami kurang mampu mencukupi perekonomian keluarga. Istri bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan meminta izin kepada suami yang akibat dari situ istri membebaskan kewajiban suami dalam memenuhi nafkah keluarga dan suami yang mengantikan pekerjaan rumah. Selama bekerja itu istri memenuhi dan menanggung seluruh beban nafkah keluarga. Padahal menurut fikih munakahat suami wajib menanggung beban nafkah keluarga dan istri boleh bekerja hanya sebatas membantu.
Untuk menganalisis permasalahan Fikih Munakahat peneliti berkeinginan menelitinya dan merumuskan masalah sebagai berikut:(1) Bagaiamana analisis fikih munakahat terhadap pemberian izin suami kepada istri yang menjadi TKW di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana analisis fikih munakahat terhadap beban nafkah keluarga yang ditanggung istri yang menjadi TKW di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo?
Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini untuk menjawab dari kedua rumusan masalah tersebut adalah pendekatan kualitatif, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teori Fikih Munakahat.Kemudian menyusun seluruh data, mengkajinya menggunakan referensi lain berupa buku-buku ataupun karya ilmiah lain yang berkaitan dengan kewajiban nafkah keluarga, kemudian disusun untuk menjawab pokok masalah sebagai kesimpulan.
Hasil dari penelitian yang dilakukan di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo pemberian izin suami kepada istri menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) karena suami tidak mampu mencukupi kebutuhun ekonomi keluarga menurut fikih munakahat tidak ada larangan. Sedangkan pemberian izin suami mengakibatkan suami dibebaskan dari memenuhi nafkah keluarga yang menurut fikih munakahat tidak dilarang karena sudah adanya kesepakatan kedua belah pihak. Kesimpulan yang kedua yaitu beban nafkah keluarga yang ditanggung istri sebagai TKW di Desa Ngabar Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo dalam fikih munakahat tidak ada larangan karena istri boleh membantu perekonomian dalam keluarga.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: RIF’AH ROIHANAH
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Dec 2019 07:26
Last Modified: 04 Dec 2019 07:26
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8681

Actions (login required)

View Item View Item