Budaya Sekolah Dalam Peningkatan Religiusitas Peserta Didik MA Miftahussalam Kambeng Slahung

Aziza, Rifqi Munirul (2019) Budaya Sekolah Dalam Peningkatan Religiusitas Peserta Didik MA Miftahussalam Kambeng Slahung. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
2101315297 RIFQI MUNIRUL AZIZA.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Aziza, Rifqi Munirul. 2019. Budaya Sekolah dalam Peningkatan Religiusitas Peserta Didik MA Miftahussalam Kambeng Slahung. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Ahmad Nu’man Hakiem, M.Ag

Kata Kunci: Budaya Sekolah, Religiusitas, Peserta didik.

Pemerintah telah malakukan berbagai hal untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan pada semua jenjang, Namun berbagai indikator dalam pendidikan belum menunjukkan peningkatan secara merata. Hal ini bisa dilihat dari posisi rangking Indonesia yang berada di posisi 5 dibandingkan negara lain di wiliayah ASEAN yang dilansir Deutsche Welle dilihat dari kualitas pendidikan yang ada. Terdapat strategi utama yang dapat dilakukan dalam meningkatkan dan mengembangkan mutu sekolah, yaitu pada dimensi kultural (budaya). Tujuan dari dikembangkannya budaya sekolah salah satunya adalah dalam meningkatkan aspek religiusitas yang dimiliki oleh peserta didik. Pengembangan budaya sekolah ini juga diterapkan oleh MA Miftahussalam Kambeng Slahung. Di lembaga tersebut, memiliki budaya sekolah yang dicanangkan secara penuh bahkan menjadikan grand design unggulan yang terhubung dengan aspek religiusitas yang ada. Kegiatan-kegiatan banyak diadakan secara rutin setiap hari dan diikuti oleh seluruh peserta didik seperti, pembiasaan membaca Al-Qur’an, Sholat Dhuha dan Dzikir Ratib Al-Haddad, Sholat Dzuhur berjama’ah dan pembelajaran kitab kuning. Problem yang muncul dan hendak diteliti adalah dalam kedisiplinan yang bisa dilihat dari ketertiban peserta didik mengikuti kegiatan yang sudah diadakan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pelaksanaan budaya sekolah, (2) kontribusi budaya sekolah dalam peningkatan religiusitas, dan (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan budaya sekolah dalam peningkatan religiusitas peserta didik MA Miftahussalam Kambeng Slahung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian evaluatif. Kehadiran peneliti merupakan instrumen kunci. Sumber datanya kata-kata dan tindakan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data diperoleh dari reduksi, disajikan dan kemudian ditarik kesimpulan sesuai dengan tujuan penelitian ini menurut teori Miles dan Huberman.
Hasil penelitian adalah (1) pelaksanaan budaya sekolah yang terdapat di MA Miftahussalam Kambeng Slahung yang dilakukan secara rutin setiap hari dalam membangun pembiasaan kepada peserta didik yang hasilnya, menemukan bahwa kedisiplinan dan ketertiban peserta didik perlu lebih ditingkatkan kembali, (2) kontribusi budaya sekolah dalam peningkatan religiusitas peserta didik mecakup seluruh dimensi religiusitas, yaitu diambil dari dimensi keyakinan, praktik agama, dan juga pengetahuan agama, (3) faktor pendukung yang terdiri dari fasilitas seperti masjid yang luas serta beberapa fasilitas yang memadai, dukungan penuh dari pihak sekolah dan wali murid, serta faktor penghambat yang ditemukan seperti buku rotib yang sebagian rusak, sering kehabisan air, serta perilaku peserta didik yang kadang susah untuk diatur.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Nu'man Hakiem
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:40
Last Modified: 04 Dec 2019 04:40
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8653

Actions (login required)

View Item View Item