Studi Komparatif Antara Madhhab Sha>Fi’i> Dan Madhha>B Ha>Nafi> Tentang Asi (Air Susu Ibu) Sebagai Objek Jual Beli

Rahmawati, Eka (2019) Studi Komparatif Antara Madhhab Sha>Fi’i> Dan Madhha>B Ha>Nafi> Tentang Asi (Air Susu Ibu) Sebagai Objek Jual Beli. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
PDF TERBARU.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Rahmawati, Eka, 2019. Studi Komparatif antara Madhhab Sha>fi’i dan Madhhab Hanafi> tentang ASI (Air Susu Ibu) sebagai Objek Jual Beli. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Miftahul Huda, M.Ag.
Kata Kunci: Jual Beli, ASI (Air Susu Ibu), Istinba>t
Ditengah masyarakat ada aktivitas berbagi air susu ibu untuk kepentingan pemenuhan gizi anak-anak yang tidak berkesempatan memperoleh air susu ibunya sendiri, baik disebabkan kekurangan suplai ASI ibu kandungnya, factor kesehatan ibu, ibunya bekerja maupun ibunya meninggal atau sebab lain yang tidak memungkinkan bayi menikmati ASI (air susu ibu) sebagaimana mestinya. Untuk kepentingan pemenuhan ASI bagi anak-anak tersebut, muncul inisiasi dari masyarakat untuk mengoordinasikan gerakan berbagi air susu ibu atau menjual belikan ASI (air susu ibu). Yang menjadi masalah adalah adanya perbedaan pendapat para ulama madhhab seperti Madhhab Sha>fi’i> dan Madhhab Ha>nafi tentang boleh/tidaknya menjual belikan ASI (air susu ibu).
Berangkat dari masalah di atas, maka peneliti tertarik untuk menjadikannya sebagai tugas akhir dengan rumusan masalah 1) Bagaimana Pandangan Madhhab Sha>fi’i> dan Madhhab Hanafi> Tentang Status ASI (air susu ibu) Sebagai Objek Jual Beli? 2) Bagaimana Istinba>th Hukum Madhhab Sha>fi’i> dan Madhhab Ha>nafi Tentang Boleh/Tidaknya ASI (air susu ibu) Sebagai Objek Jual Beli?
Adapun jenis penelitian ini adalah termasuk kajian pustaka, karena penulis menggunakan buku dan kitab sebagai sumber data. Kemudian hasilnya dianalisa menggunakan metode komparatif untuk menguatkan salah satu pendapat dari kedua ulama.
Dari hasil penelitian perbandingan ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pemikiran Madhhab Sha>fi’i> dan Madhhab Ha>nafi terkait hukum jual beli ASI (air susu ibu) berbeda. Madhhab Sha>fi’i> membolehkan jual beli ini karena status ASI (air susu ibu) benda yang suci, dapat dikonsumsi serta dapat diambil manfaatnya. Sedangkan Madhhab Ha>nafi melarang jual beli ini karena air susu yang telah terpisah dari panyudara wanita, telah berubah status menjadi bangkai, bukan termasuk ke dalam katagori harta dan termasuk bagian tubuh manusia yang terhormat yang tidak boleh diperjualbelikan. Mengenai metode Istinba>th kedua madhhab ini berbeda. Madhhab Sha>fi’i menggunakan metode Qiya>s beliau meng qiya>skan ASI (air susu ibu) seperti air susu hewan sedangkan madhhab Hanafi menggunakan ijma> bahwa menurut ijma> sahabat ASI (air susu ibu) adalah benda najis yang tidak dapat diperjualbelikan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: MIFTAHUL HUDA
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Muamalah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Dec 2019 04:46
Last Modified: 04 Dec 2019 04:46
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8650

Actions (login required)

View Item View Item