Analisis Khi Terhadap Hak Dan Kewajiban Suami Istri Yang Hidup Serumah Dengan Orangtuanya Di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan

Andriansyah, Andriansyah (2019) Analisis Khi Terhadap Hak Dan Kewajiban Suami Istri Yang Hidup Serumah Dengan Orangtuanya Di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
UPLOAD.pdf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK

Andriansyah. 2019. Analisis KHI Terhadap Hak Dan Kewajiban Suami Istri Yang Hidup Serumah Dengan Orangtuanya Di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan, Skripsi, Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Niswatul Hidayati, M.H.I
Kata Kunci: Hak kewajiban, Suami Istri, Orangtua
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya dorongan dari Islam kepada umatnya untuk membentuk sebuah keluarga islam mengajak manusia untuk hidup dalam naungan sebuah keluarga. Apabila suatu keluarga sudah terbentuk timbulah sebab akibat hukum diantaranya adalah mengenai hak dan kewajiban suami istri dalam keluaarga seperti yang terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 77-80 untuk itu penulis akan menguraikan secara ringan mengenai Analisis KHI Terhadap Hak Dan Kewajiban Suami Istri Yang Hidup Serumah Dengan Orangtuanya Di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan,
Untuk itu penulis merumuskan masalah sebagai berikut : 1)Bagaiman analisis KHI (kompilasi hukum Islam) terhadap hak dan kewajiban suami yang hidup seruimah dengan orangtuanya di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan, 2). Bagaiman analisis KHI (kompilasi hukum Islam) terhadap hak dan kewajiban istri yang hidup seruimah dengan orangtuanya di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan
Pendekatan peneliti ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penulis ini dilaksanakan di Desa Gasang Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan
Dari hasil penelitian tersebut peneliti mendapatkan kesimpulan Sebenarnya hak dan kewajiban suami isteri yang hidup serumah dengan orangtuanya sudah terpenuhi, untuk masalah tempat kediaman dipertegas juga dalam pasal 78 ayat 2 Menentukan tempat kediaman bersama. kewajiban seorang suami adalah menyiapkan tempat kediaman bersama, namun keberadaan tentang tempat tinggal bersaama tersebut ditentukan secara bersana-sama karena hal tersebut sangat penting dan berhubungan dengan kebutuhan pokok serta dapat mempengaruhi keadaan rumah tangga. Pemenuhan hak dan kewajiban istri yang hidup serumah dengan orantuanya sangatlah umum terjadi, di lain hal orangtua dapat menjadi pembimbing rumah tangga anaknya, disisi lain anak memiliki kewajiban mengurus orangtuanya namun pernikahan pernikahan hal yang sangat penting dan perlu persiapan yang sangat matang

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Niswatul Hidayati
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Dec 2019 02:42
Last Modified: 04 Dec 2019 02:42
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8636

Actions (login required)

View Item View Item