Analisis Manajemen Risiko Pada Pembiyaan Mikro 75 Ib Dalam Meningkatkan Kualitas Aktiva Produktif Di BRI Syariah KCP Ponorogo

Aminu, Gusfiyan (2019) Analisis Manajemen Risiko Pada Pembiyaan Mikro 75 Ib Dalam Meningkatkan Kualitas Aktiva Produktif Di BRI Syariah KCP Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
new Uploud.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Gusfiyan Aminu, 2019. Analisis Manajemen Risiko Pada Pembiayaan Mikro 75
iB dalam Meningkatakan Kualitas Aktiva Produktif di BRI Syariah KCP Ponorogo. Skripsi. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Program Sarjana S-1. Pembimbing Dr. H. Luthfi Hadi Aminuddin, M.Ag.
Kata Kunci: Manajemen Resiko, Produk Mikro 75 ib, Kualitas Aktiva Produktif
Manajemen resiko yang baik dan tepat akan dapat meningkatkan kualitas aktiva produktifdari resiko yang ada, konsep manajemen resiko juga diperuntukan guna meminimalisir resiko yang terdapat pada dunia usaha. Pada BRI Syariah KCP Ponorogo, pihak risk management mereka menggunakan model manajemen risiko pembiayaan mikro 75 iB dalam meningkatkan kualitas aktiva produktif yang biasa diterapkan oleh perusahaan keuangan lain dalam meminimalisir risiko.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan manajemen resiko pada pembiayaan mikro 75 iB dan untuk mengetahui penerapan manajemen risiko pada pembiayaan mikro 75 iB dalam meningkatakan kualitas aktiva produktif di BRI Syariah KCP Ponorogo.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah.
Hasil penelitian menunjukkan BRI Syariah KC Tanjung Karang Untuk meminimalisir risiko yang timbul, BRI Syariah telah menerapkan manajemen risiko pembiayaan sesuai dengan PBI No.23/13/PBI 2011 yaitu mengenai Penerapan Manajemen Risiko pada Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah, yang dimulai dengan mengidentifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. Pada BRI Syariah dalam menerapkan manajemen risiko terbagi menjadi dua tahap, yaitu manajemen pra-risiko dan manajemen pasca risiko. Dalam meningkatkan kualitas aktiva produktif, BRI Syariah telah menerapkan manajemen risiko pembiayaan mikro 75 ib dengan sangat efektif sehingga dapat meningkatkan kualitas aktiva produktif. Hal ini dapat dibuktikan dalam penilaian terhadap kualitas aktiva produktif BRI Syariah KCP Ponorogo menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF).

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Luthfi Hadi Aminuddin
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Jurusan Perbankan Syariah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 03 Dec 2019 03:26
Last Modified: 03 Dec 2019 04:07
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8608

Actions (login required)

View Item View Item