Manajemen Perubahan Lembaga Pendidikan Islam Studi Kasus di Pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kwagean Kediri

Mustofa, Ali (2019) Manajemen Perubahan Lembaga Pendidikan Islam Studi Kasus di Pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kwagean Kediri. Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
THESIS P. ALI M - Copy.pdf

Download (1MB)

Abstract

Mustopa, Ali. 2018, Manajemen Perubahan Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus dipesantren Fathul Ulūm Kwagean Kediri). Program Studi manajemen Pendidikan Islam. Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing Dr. Ahmadi, M.Ag.
Kata Kunci : Manajemen Perubahan, Lembaga Pendidikan Islam.
Perubahan pada sebuah organisasi pendidikan sudah sangat wajar, perubahan juga terjadi di lembaga pendidikan Islam seperti Pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kwagean Kediri, Visi seorang Kyai untuk mempertahankan salaf dengan perangkat modern serta mengikuti perkembangan di era globalisasi dengan manajemen perubahan pada beberapa sisi serta mempertahankan kearifan yang telah ada sebagai ciri pesantren tersebut, hal ini karena misi kyai agar pesantren salaf tetap eksis dan diterima oleh masyarakat modern.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendapatkan gambaran secara utuh tentang fase perubahan di pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kewagean Kediri dan 2) Menjelaskan perubahan pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kewagean Kediri pada ranah struktur, tata fisik, teknologidan manusia.
Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, dengan rancangan studi kasus serta penjelasannya menggunakan logika deductive analitis.Lokasi penelitian ini adalah di Pesantren Fatḥul ‘Ulūm Kwagean Kediri. Pengumpulan data dilakukan dengan,observasi dilapangan, wawancara dan dokumentasi.Datayang terkumpul direduksi serta disajikan selanjutnyadianalisis kemudian mengambil sebuah kesimpulan.
Analisis data menjunjukkan bahwa 1) terdapat tiga fase perubahan yaitu pertama, fase pencairan (unfreezing), yakni langkah awal organisasi mendiskusikan serta menganalisis kesiapan organisasi menghadapi perubahan, kedua, fase mulai berubah (changing), merupakan langkah inti perubahan dilaksanakan.Ketiga, fase pembekuan kembali (refreezing), merupakantindakan organisasi dalam membiasakan diri dengan keadaan setelah berubah. 2) peruabahan pada ranah struktur, Pesantren Fatḥul ‘Ulūm secara struktur organisasi berubah dari kepemimpinan terpusat menjadi sistem yayasan serta secara teknis membentuk organisasi kelembagaan pada tiap-tiap bidang yang melibatkan santri sebagai pengurus. Perubahan tata fisik, Pesantren mulai berdiri sampai akhir 2017 telah mengalami perpindahan tempat, mulai dari ndalem wetan (rumah mertua Kyai Hanan), ndalem kulondan berakhir di Kwagean utara, selain itu pembangunan gedung secara terus menerus setiap tahun. Perubahan teknologi, pesantren telah memanfaatkan fasilitas teknologi komputerisasi dan jaringan internet.untukperubahan manusia, santri dan para pengajarnya sudah banyak yang kuliah, secara kuantitas jumlah santri meningkat serta jumlah pengajarpun demikian.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Ahmadi
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: Unnamed user with username fransiska
Date Deposited: 22 Nov 2019 02:17
Last Modified: 22 Nov 2019 02:17
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8420

Actions (login required)

View Item View Item