Pola Komunikasi Spiritual Dalam Praktik Sujud Aliran Kepercayaan Sumarah (Pendekatan Fenomenologi Paguyuban Sumarah Di Kabupaten Ponorogo)

Sa'adah, Arini (2019) Pola Komunikasi Spiritual Dalam Praktik Sujud Aliran Kepercayaan Sumarah (Pendekatan Fenomenologi Paguyuban Sumarah Di Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
SKRIPSI FULL ARINI.pdf

Download (4MB)

Abstract

Sa’adah, Arini. 2019. Pola Komunikasi Spiritual dalam Praktik Sujud Aliran Kepercayaan Sumarah (Pendekatan Fenomenologi Paguyuban Sumarah di Kabupaten Ponorogo). Skripsi. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Dr. Iswahyudi, M.Ag.

Kata Kunci: Komunikasi Spiritual, Sumarah Ponorogo, Praktik Sujud.

Praktik spiritual merupakan suatu jalan yang ditempuh oleh penganut agama dan kepercayaan untuk menunjukkan ekspresi kebutuhan akan spiritual. Di era perkembangan ilmu, beragam praktik komunikasi spiritual masuk dalam kajian komunikasi intrasubjektif yang berpangkal kepada Ketuhanan. Penghayat aliran kepercayaan Sumarah muncul pada masa pra kemerdekaan dengan berbagai faktor ekonomi, politik dan pengaruh agama-agama dari luar tak terkecuali kemunculannya di Ponorogo. Sumarah memiliki bentuk laku spiritual yang disebut dengan sujud Sumarah,
Rumusan masalah penelitian, pertama bagaimana praktik dan bentuk pola komunikasi spiritual dalam sujud Aliran Penghayat Kepercayan Sumarah di Ponorogo. Kedua bagaimana fungsi dan makna sujud bagi para penganut Penghayat Aliran Kepercayan Sumarah di Ponorogo Sedangkan tujuannya,pertama untuk mendeskripsikan praktik dan bentuk komunikasi spiritual pada sujud aliran kepercayaan Sumarah. Kedua untuk menjelaskan fungsi dan makna sujud penghayat aliran kepercayaan Sumarah.
Pendekatan penelitian yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dalam hal ini fenomenologi. Pendekatan ini, bertujuan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan secara jujur dari orang-orang yang diamati. Serta dipadukan dengan teori pola komunikasi spiritual, bahwa makna muncul sebagai hasil pemahaman dari para penganut aliran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan beberapa teknik penelitian, yakni teknik wawancara, observasi langsung dan literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa,pertama bentuk praktik spiritual sujud Sumarah adalah berupa sujud yang dilakukan dengan sesuai tingkat kenyamanan masing-masing penganut, mulai dari posisi duduk di kursi, bersila, sujud atau dengan posisi tidur. Bentuk komunikasinya adalah bahwa sujud Sumarah bukanlah klenik, akan tetapi sebuah laku meditasi untuk mendapatkan ketenangan hati sanubari sembari berkomunikasi dengan Tuhan supaya tercapai maksud dan tujuan. Kedua, fungsi sujud Sumarah adalah meningkatkan kualitas beribadah dan meningkatkan kualitas akhlak. Sedangkan makna sujud Sumarah adalah makna kemanusiaan, kesadaran ketuhanan, kesadaran batin, dzikirdan makna sosial.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: ISWAHYUDI
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2299 Other Philosophy and Religious Studies > 229999 Philosophy and Religious Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 22 Nov 2019 00:53
Last Modified: 22 Nov 2019 00:53
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8414

Actions (login required)

View Item View Item