Peran Hukuman Edukatif Dalam Membentuk Self Management Siswa (Studi Kasus Di Madrasah Diniyah Mambaul Hisan Kadipaten Babadan Ponorogo)

Firmansyah, Deny (2019) Peran Hukuman Edukatif Dalam Membentuk Self Management Siswa (Studi Kasus Di Madrasah Diniyah Mambaul Hisan Kadipaten Babadan Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
Untitled.pdf

Download (441kB)

Abstract

ABSTRAK
Firmansyah, Deny. 2019.Peran Hukuman Edukatif dalam Membentuk Self Management Siswa (Studi Kasus di Madrasah Diniyah Mambaul Hisan Kadipaten Babadan Ponorogo). Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Skripsi: KharisulWathoni, M.Pd.I.
Kata Kunci:Hukuman Edukatif, Self Management
Sebagian siswa madin mambaul hisan memiliki self managemen(pengelolaan diri) yang masih sangat kurang. Hal tersebut terbukti dengan banyak siswa sering kali terlambat masuk sekolah, tidak mematuhi perintah guru untuk menghafalkan surat pendek atau tuntunan sholat, sering kali ramai dan tidak memperhatikan guru, seringnyamengganggu teman ketika kegiatan belajar dan tidak mengetahui tempat ramai atau bercanda padahal di Masjid.
Untuk mengetahui bagaimana sebenarnya peran hukuman edukatif dalam membentuk self management siswa di madin mambaul hisan, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: (1) Apa latar belakang penerapan hukuman edukatif di madin mambaul hisan?, (2) Bagaimana penerapan hukuman edukatif di madin mambaul hisan?, (3) Bagaimana dampak penerapan hukuman edukatif dalam membentuk self management siswa di madin mambaul hisan?.
Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan kesimpulan (verification).
Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan (1) bahwa latar belakang adanya pemberian hukuman edukatif diantaranya karena banyaknya guru atau ustadz yang menganggap bahwa dengan perlakuan beberapa guru atau ustadz yang melakukan pemberian hukuaman fisik yang terlalu berlebihan dan pihak yayasan pondok dan pihak madrasah diniyahyang mempertimbangkan bahwa pemberian hukuman fisik itu kurang efektif dan tidak efisien dalam membentuk self management (pengelolaan diri) siswa menjadi lebih baik. (2) Proses pemberian hukuman yang diberikan pada siswa yang melakukan kesalahan atau melanggar peraturan melalui tiga tahap yaitu, peringtan, pemahaman tentang kesalahan dan pemberian hukuman. (3) Dampak diberikannya hukuman edukatif atau hukuman yang mendidik terlihat pada pembentukan self management (pengelolahan diri) siswa yang lebih baik dan meyakinkan dalam keseharian siswa baik ketika berada di lingkungan madrasah dan ketika berada dalam ruang kelas.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: KHARISUL WATHONI
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 15 Nov 2019 08:07
Last Modified: 15 Nov 2019 08:07
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8338

Actions (login required)

View Item View Item