Metode Orang Tua dalam Pengajaran Pendidikan Agama bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) (Studi Kasus di Desa Karangpatihan Balong Ponorogo)

Mahendra, Nanda Ary (2019) Metode Orang Tua dalam Pengajaran Pendidikan Agama bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) (Studi Kasus di Desa Karangpatihan Balong Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
NANDA ARY MAHENDRA.pdf

Download (797kB)

Abstract

ABSTRAK

Mahendra, Nanda Ary. 2019. Metode Orang Tua dalam Pengajaran Pendidikan Agama bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita) (Studi Kasus di Desa Karangpatihan Balong Ponorogo). Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Ahmad Nu’man Hakiem, M.Ag.

Kata Kunci: Metode Orang Tua, Pengajaran Pendidikan Agama, Anak Berkebutuhan Khusus (Tunagrahita)
Orangtua merupakan pendidik pertama dan utama yang berkewajiban menanamkan pendidikan agama terhadap anak-anaknya dalam keluarga. Pendidikan anak pada dasarnya adalah tanggung jawab orangtua. Tunagrahita atau keterbelakangan mental merupakan kondisi dimana perkembangan kecerdasan mengalami hambatan sehingga tidak mencapai tahap perkembangan yang optimal. Dalam lapangan, anak tunagrahita mendapatkan pengajaran dan pembelajaran agama langsung dari orang tua dan keluarga yang sehat mental dan fisiknya. Sehingga mulai beberapa tahun ini, kehidupan mereka berubah jauh lebih baik daripada sebelumnya.
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kehidupan anak berkebutuhan khusus di Desa Karangpatihan Balong Ponorogo, (2) untuk mengetahui metode orang tua dalam pengajaran pendidikan agama bagi anak berkebutuhan khusus yang dikembangkan di Desa Karangpatihan Balong Ponorogo, (3) untuk mengetahui faktor pendukung keberagamaan anak berkebutuhan khusus di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Adapun analisis data menggunakan teknik reduksi data, data display, dan penarikan kesimpulan.
Dari hasil penelitian ditemukan bahwa: (1) Kehidupan keberagamaan anak berkebutuhan khusus sangat beragam. Di masa lalu mereka hampir belum mengenal tentang keagamaan, tetapi di masa sekarang sudah mengenal agama. Di desa Karangpatihan Balong terdapat 5 anak tunagrahita yang digolongkan ke dalam tunagrahita sedang dan tunagrahita berat. Dari kelima anak tersebut, yang 4 anak termasuk dalam golongan anak tungrahita sedang. Sedangkan yang 1 anak termasuk dalam golongan anak tungrahita berat, (2) Metode orang tua dalam pengajaran pendidikan agama bagi anak berkebutuhan khusus (tunagrahita) dapat dilakukan dengan cara modifikasi dan fungsional yaitu dengan mengajarkan anak shalat tepat waktu dan ngaji setiap hari setelah selesai shalat, memberikan contoh nilai keteladanan yang baik, serta memberikan nasihat kepada anaknya supaya mereka selalu mencontoh perbuatan yang baik dan tidak meniru sifat yang buruk, (3) Faktor pendukung perkembangan anak berkebutuhan yaitu faktor internal yang berasal dari kemauan dan minat dari anak berkebutuhan khusus itu sendiri, serta faktor eksternal yang berasal dari keluarga, motivasi dan dorongan semangat dari orangtua.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Ahmad Nu’man Hakiem
Subjects: 13 EDUCATION > 1399 Other Education > 139999 Education not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 15 Nov 2019 01:03
Last Modified: 15 Nov 2019 01:03
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/8326

Actions (login required)

View Item View Item