Analisis Yuridis Terhadap Hak Asuh Anak Dalam Putusan Pengadilan Pacitan Perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct

Yuni Rachmawati, Ira (2022) Analisis Yuridis Terhadap Hak Asuh Anak Dalam Putusan Pengadilan Pacitan Perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
101180059_IRA YUNI RACHMAWATI_HKI.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK

Rachmawati, Ira Yuni. 2022. Analisis Yuridis Terhadap Hak Asuh Anak Dalam Putusan Pengadilan Agama Pacitan Perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. H. Agus Purnomo, M. Ag.
Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Dampak Hukum, Hak Asuh Anak
Menurut Pasal 105 huruf a KHI, hak asuh anak yang belum mumayyiz atau belum berumur 12 tahun adalah hak ibu. Tetapi, bila ditinjau dari sudut pandang hukum Islam, keutamaan ibu tersebut dapat gugur jika ibu tidak dapat dipercaya (fasiq). Termohon yang terbukti berselingkuh dengan pria lain bukan suaminya menunjukkan bahwa ia mengerjakan maksiat sehingga keluar dari ketaatan kepada Allah. Itu berarti ia tidak bisa dipercaya mengemban tanggung jawab pengasuhan. Namun, dalam putusan Pengadilan Agama Pacitan perkara cerai talak Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct, Majelis Hakim menetapkan ibu sebagai pemegang hak asuh anak. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti terdorong untuk meneliti lebih dalam terkait pertimbangan hakim dan dampak hukum dari putusan Pengadilan Agama Pacitan Perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct tentang hak asuh anak. Karena hakim sebagai pelaku utama penegak hukum, putusannya dianggap sangat penting untuk terciptanya sebuah kepastian, keadilan dan kemanfaatan hukum.
Rumusan masalah yang diambil peneliti dari latar belakang di atas adalah bagaimana analisis yuridis terhadap pertimbangan hakim dalam putusan Pengadilan Agama Pacitan perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct tentang hak asuh anak pasca perceraian, dan bagaimana analisis yuridis terhadap dampak hukum pada putusan Pengadilan Agama Pacitan perkara Nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct tentang hak asuh anak pasca perceraian.
Adapun penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) menggunakan pendekatan yuridis normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah studi kepustakaan, wawancara dan teknik dokumentasi.
Selanjutnya data dianalisis teori hak asuh anak dalam perspektif hukum positif, pertimbangan hakim dan putusan berdasarkan asas keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan. Hasil dari penelitian yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan, bahwa pertimbangan hakim dalam menetapkan hak asuh anak yang belum mumayyiz kepada ibu pada putusan nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct telah sesuai dengan Pasal 50 UU No. 48 Tahun 2009. Apabila ditinjau dari aspek kepastian hukum, terdapat sebuah kontradiksi antara putusan hakim nomor 802/Pdt.G/2019/PA.Pct dengan Pasal 49 ayat 1 huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Adapun dampak hukum mengenai hak asuh anak pada putusan tersebut sudah tepat dan relevan dengan aspek keadilan dan aspek kemanfaatan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Agus Purnomo
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 24 Jun 2022 07:56
Last Modified: 24 Jun 2022 07:56
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/19978

Actions (login required)

View Item View Item