Tinjauan Dharī’ah Terhadap Akad Nikah Di Bulan Muharram Pada Masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo

Fatkhiyah, Anisatul (2022) Tinjauan Dharī’ah Terhadap Akad Nikah Di Bulan Muharram Pada Masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
210117040-ANISATUL FATKHIYAH-HUKUM KELUARGA ISLAM.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Fatkhiyah, Anisatul, 2022, Tinjauan dharī’ah Terhadap Akad Nikah Di Bulan Muharram Pada Masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Miftahul Huda, M.Ag.
Kata kunci/keywords: Larangan Akad Nikah, dharī’ah, Bulan Muharram.
Bulan Muharram dalam kata lain biasa disebut dengan Bulan Suro. Bulan Suro sendiri mengandung banyak kesakaralan seperti larangan mengadakan berbagai hajatan pada bulan tersebut. Seperti keyakinan masyarakat di Desa Purwosari Kecamatan Kabupaten Ponorogo terhadap larangan akad nikah pada bulan Muharram, walaupun masyarakatnya mayoritas beragama Islam akan tetapi banyak yang menghindari untuk tidak melaksanakan akad nikah di bulan Muharram. Dikarenakan keyakinan larangan ini benar-benar larangan yang tidak bisa dilanggar dan ditakutkan terjadi musibah setelahnya. Issu yang terjadi di kalangan masyarakat khususnya di desa Purwosari ini yaitu terjadinya musibah /ada salah seorang yang dikalahkan dalam keluarganya ketika tetap melaksanakan larangan akad nikah dibulan Muharram, Sebab bulan tersebut banyak mengandung mistis kata para leluhur dahulu.
Dari latar belakang diatas, maka penulis tertarik mengambil rumusan masalah yakni: (1) Bagaimana analisis dharī’ah terhadap larangan akad nikah di bulan Muharram pada masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana analisis dharī’ah terhadap pola penyelesaian dari larangan akad nikah di bulan Muharram pada masyarakat Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo?.
Adapun jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan teknik kodifikasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil kesimpulan dari karya ilmiyah ini adalah menurut dharī’ah larangan akad nikah pada bulan Muharram larangan menikah pada bulan Muharram yang terjadi di Desa Purwosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo tersebut merupakan wasilah /perantara, dan keyakinan larangan akad nikah pada bulan Muharram ini termasuk sadd ad- dharī’ah (menutup perantara) dimana wasilah dari keyakinan masyarakat mengaharuskan berhati-hati semaksimalnya karena mengandung kemafsadahan. Menurut pandangan dharī’ah pola penyelesaian terhadap larangan akad nikah pada bulan Muharram termasuk kategori fath ad-dharī’ah yaitu membuka wasilah tersebut untuk mendapatkan kemashlahatan dengan melaksanakannya di waktu yang lain (menggeser waktu pelaksanaannya) dan bisa menggunakan syarat-syarat berjonggo dalam bahasa lain berjonggo mengatakan Suro Genep.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Mifathul Huda
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 13 Jun 2022 02:16
Last Modified: 13 Jun 2022 02:16
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/18831

Actions (login required)

View Item View Item