Wakaf Berdurasi Perspektif Imam Hanafi Dan Relevansinya Terhadap Praktik Wakaf Di Indonesia

Wiranti, Lisa Wido (2022) Wakaf Berdurasi Perspektif Imam Hanafi Dan Relevansinya Terhadap Praktik Wakaf Di Indonesia. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
101180167_Lisa Wido Wiranti_HKI.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Wiranti, Lisa Wido , 2022. Wakaf Berdurasi Perspektif Imam Hanafi Dan Relevansinya Terhadap Praktik Wakaf Di Indonesia.Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I.
Kata Kunci/keyword: Wakaf Berdurasi, Imam Hanafi, Wakaf Di Indonesia.
Wakaf merupakan ibadah yang mempunyai potensi besar dalam membangun perekonomian umat Islam.Pengertian wakaf di Indonesia sendiri sesuai dengan pendapat Imam Hanafi tapi pada kenyataannya Indonesia sendiri mendominasi penganut Syafi‟i namun, untuk hal wakaf ini Indonesia tidak hanya mendominasi satu madzab saja karena disini fikih klasik dianggap relevan untuk dikaji guna menemukan formula baru bagi pengembangan wakaf ke depan seiring dengan perkembangan zaman. Imam Hanafi merupakan salah satu ulama madzab yang membolehkan wakaf berjangka dengan diperkuatnya pendapat beliau yang menganalogikan wakaf seperti halnya ariyah (pinjam-meminjam) dan pendapat Imam Hanafi tersebut juga sesuai dengan pengertian wakaf di Indonesia yang menyebutkan mengenai jangka waktu wakaf.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana istinbāṭhukum Imam Hanafi tentang wakaf berdurasi? Bagaimana relevansi pemikiran Imam Hanafi dengan praktik wakaf di Indonesia?
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research yang berarti mengambil sumber dari data kepustakaan atau tertulis.Pengumpulan data dan informasi diambil dari macam-macam buku yang berhubungan dengan permasalahan wakaf. Metode pendekatan masalah adalah pendekatan penelitian tematis yaitu mengkaji pemikiran sang tokoh terhadap tema-tema tertentu.
Hasil penelitian adalah bahwa pertama,dasar istinbāṭhukum yang digunakan oleh Imam Hanafi tentang wakaf berdurasi yaitu dari al-Qur‟an, hadist, kemudian juga menggunakan ra‟yu.Dari hal tersebut dapat dilihat bahwa Imam Hanafi menggunakan metode bayani dan burhani dalam beristinbāṭ.Kedua, pendapat Imam Hanafi tentang wakaf berdurasi dengan praktik wakaf di Indonesia itu sangat relevan dengan adanya peraturan di Indonesia yaitu Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 yang didalamnya menjelaskan mengenai adanya unsur jangka waktu dalam wakaf sedangkan Imam Hanafi juga memperbolehkan wakaf berdurasi tersebut dengan meberikan analogi wakaf seperti halnya dengan ariyah (pinjam-meminjam) yang artinya wakaf itu sifatnya bukan lazim tetapi ghairu lazim.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Khusniati Rofiah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 09 Jun 2022 05:58
Last Modified: 09 Jun 2022 05:58
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/18668

Actions (login required)

View Item View Item