...(LENGKAPI STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)...Konsep Mawali Dalam Pemikiran Hazairin Dan Relevansinya Terhadap Pembagian Waris Di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo

Yusuf, M. Bahrudin (2022) ...(LENGKAPI STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)...Konsep Mawali Dalam Pemikiran Hazairin Dan Relevansinya Terhadap Pembagian Waris Di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
M.Bahrudin yusuf-101180084-HKI-skripsi.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Yusuf, M. Bahrudin, 2022. Konsep Mawāli Dalam Pemikiran Hazairin Dan Relevansinya Terhadap Pembagian Waris Di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Intitut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Yudhi Achmad Bashori, M. H. I.
Kata Kunci/keywods: Mawāli, Hazairin, Kecamatan Sukorejo.
Hukum kewarisan Bilateral Hazairin merupakan keyakinannya terhadap sistem kekeluargaan yang telah dikehendaki Al-Qur’an, kemudian atas keyakinannya tersebut mempengaruhi pandangannya terhadap hukum kewarisan yang dipelaporinya. Hazairin mengolongkan 3 ahli waris yaitu, Dhawi al-Furūd Dzawil Qarabat, dan Mawāli. Hazairin dalam pemikirannya mengenai warisannya telah mementingkan mengenai sistem keadilan dalam masyarakat, sehingga dalam kehidupan nyata pembagian warisan yang dikehendaki oleh Hazairin juga di praktekkan masyarakat mengenai konsep yang diciptakan oleh Hazairin. Seperti dalam pembagian warisan di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo dalam pembagian waris, dimana ahli waris meninggal terlebih dahulu sebelum pembagian harta warisan dibagikan, serta yang akan menggantikan orang tuannya ialah anaknya baik laki-laki maupun perempuan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana konsep Mawāli masyarakat Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo ditinjau dari pemikiran Hazairin ? Bagaimana Relevansi pemikiran Hazairin terhadap praktek pembagian waris di masyarakat Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo?
Adapun penelitian ini merupakan penelitian studi kasus atau fenomena di masyarakat dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi mencari data semaksimal mungkin agar mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat.
Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam perkara pembagian hak waris kepada ahli waris pengganti/mawāli sebagian masyarakat Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo berdasarkan 4 keluarga yang dijadikan narasumber memberikan jatah warisan kepada ahli waris pengganti juga sebagai ahli waris utama. Namun dalam pembagian warisannya di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo tidak sesuai dengan apa yang ditetapkan oleh Hazairin. Sebenarnya sebagian masyarakat mengetahui pembagian harta warisan yang ditetapkan oleh agama Islam adalah 2:1, tetapi dalam prakteknya masyarakat tidak melaksanakannya. Namun terdapat keluarga yang berhati-hati mengenai pembagian harta warisan pengganti. Dengan metode serah terima atau ucapan dari pihak laki-laki kepada perempuan bahwa harta warisan saya bagi 1:1 dengan ikhlas. Metode ini sering digunakan oleh masyarakat di Kecamatan Sukorejo dengan membagi warisan 1:1 antara pihak laki-laki maupun perempuan.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Yudhi Achmad Bashori
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 08 Jun 2022 02:02
Last Modified: 08 Jun 2022 02:02
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/18509

Actions (login required)

View Item View Item