Tinjauan Hukum Islam Terhadap Nikah Online di Masa Pandemi Covid-19

Lahuri, Muhamad Elva Nanda (2022) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Nikah Online di Masa Pandemi Covid-19. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
Moh Elva Nanda Lahuri 210116081 Hukum Keluarga Islam.pdf

Download (907kB)

Abstract

Lahuri, Muhammad Elva Nanda. 2022. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Nikah Online Pada Masa Pandemi Covdid-19. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Endrik Safudin, M.H

Kata Kunci. Nikah Online, Hukum Islam
Perkawinan adalah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa agar kehidupan di alam dunia berkembang biak, pada umumnya pernikahan dilakukan secara nyata dengan bertatap muka dalam satu tempat dan satu waktu. Namun Seiring perkembangan tekhnologi, pernikahan yang difasilitasi oleh perangkat seperti handphone atau disebut nikah Online muncul, terlebih adanya pandemic covid 19 yang memaksa individu satu dengan yang lainnya berjarak. Hal demikian memunculkan polemik hukum dalam berkehidupan.Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Keabsahan Ijab Qobul Nikah Online dan Untuk Mengetahui Keabsahan Wali Nikah Online. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian Penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian pustaka (library research) menggunakan pendekatan penelitian pendekatan teologi normative (Hukum Islam).Hasil penelitian ini adalah 2) Ijab qobul yang dilakukan secara Online dinyatakan tidak sah menurut sebagian besar ulama khusunya Imam Syafi’i Karena ijab qobul harus dilakukan di satu majelis (Ittiḥādul majelis) yang bermakna ittiḥād al-zaman (satu waktu), ittiḥād al-makan (satu lokasi) dan ittiḥād al-haiah (satu posisi). Apabila ittihād al-majelis menjadi syarat sahnya jual beli, maka artinya ijab dan qabul harus berlangsung dalam waktu yang bersamaan atau hampir bersamaan, tempat yang satu dan posisi yang satu dan masing-masing muta‟aqidain memahami ijab qabul lawannya. 2) Kehadiran wali nikah dalam satu waktu dan satu tempat menjadi salah satu keabsahan dalam melakukan pernikahan. Bahkan ketika kondisi wali dalam penahanan (karantina), misalnya penanganan masa karantina karena terpapar covid-19 maka wali nikah bisa di wakilkan

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Endrik Safudin
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 24 May 2022 05:12
Last Modified: 24 May 2022 05:12
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/18181

Actions (login required)

View Item View Item