Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Buang Anak Untuk Menghindari Perkawinan Lusan di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo

Aziman, Fauzan (2022) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Buang Anak Untuk Menghindari Perkawinan Lusan di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
210116033_Fauzan Aziman_Hukum Keluarga Islam..pdf

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK
Aziman, Fauzan. 2022. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Tradisi Buang Anak Untuk Menghindari Perkawinan Lusan di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing, Wahyu Saputra, M.H.Li
Kata kunci: Hukum Islam, adat, perkawinan
Setiap daerah dalam mengatur pernikahan tentunya terdapat perbedaan. Perbedaan itu tentunya dengan tujuan yang sama yakni supaya menghindari kemafsadatan dan memperoleh kemaslahatan. Namun perlu telaah kembali suatu perbuatan dalam menghindari kemafsadatan dan memperoleh kemaslahatan itu bertentangan dengan hukum Islam atau tidak. Sebagian besar masyarakat Desa Ngrandu Kecamatan Kauman meyakini bahwa melanggar larangan pernikahan lusan akan berakibat buruk kepada seorang yang melanggarnya. Kemudian mereka mensiasati perkawinan lusan tersebut dengan cara buang anak dengan tujuan menghindari kemafsadatan yang kemudian menjadi tradisi turun temurun untuk mensiasati perkawinan lusan.
Dengan demikian peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: (1) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap syarat tradisi buang anak untuk menghindari perkawinan lusan di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman?. (2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap tujuan tradisi buang anak unutk menghindari perkawinan lusan di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman?.
Adapun jenis penelitian yang dilakukan peneliti merupakan penelitian lapangan (field research) yang menggunakan metode kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan wawancara dan observasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode induktif dan deduktif yaitu pembahasan yang diawali dengan mengemukakan dalil-dalil, teori-teori atau ketentuan yang bersifat umum dan selanjutnya dikemukakan kenyataan yang bersifat khusus.
Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa (1) tinjauan hukum Islam terhadap syarat tradisi buang anak di Desa Ngrandu Kecamatan Kauman kabupaten Ponorogo termasuk kedalam ‘urf yang shohih, karena dalam pelaksanaannya tidak terdapat sebuah perbuatan yang bertentangan dengan hukum syariat. Tradisi ini hanya sekedar bentuk ikhtiyar atau kehati-hatian masyarakat untuk menolak kemafsadatan tanpa mengkultuskan perwujudan mitos itu sendiri. (2) Menurut tinjauan hukum Islam khususnya dari segi ‘urf, tujuan tradisi buang anak untuk menghindari perkawinan lusan dapat dikatakan ‘urf shohih, karena sejauh penelitian peneliti tradisi ini sendiri masih menjadi keyakinan bagi umat muslim di Desa Ngrandu yang kebanyakan mereka masih menaati adat tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Wahyu Saputra
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 23 May 2022 02:03
Last Modified: 23 May 2022 02:03
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/18177

Actions (login required)

View Item View Item