Analisis Yuridis Putusan No.1599/Pdt.G/2018/PA.TA Tentang Izin Poligami

Marzuk, Sulthon Aula (2021) Analisis Yuridis Putusan No.1599/Pdt.G/2018/PA.TA Tentang Izin Poligami. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
SKRIPSI UPLOAD.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Aula Marzuk, Sulthon, 2021. Analisis Yuridis Putusan No.1599/Pdt.G/2018/Pa.Ta Tentang Izin Poligami. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Insitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing. Rif’ah Roihanah, S.H., M.Kn.

Kata Kunci: Poligami, Putusan Pengadilan Agama Tulungagung.
Poligami diartikan sebagai perkawinan yang dilakukan oleh suami atau istri untuk mendapatkan pasangan hidup lebih dari seseorang. Oleh karena itu poliandri merupakan salah satu jenis dari poligami. Apabila pernikahan dilakukan oleh seorang suami terhadap perempuan lebih dari seorang, disebut dengan poligini. Dalam Putusan Pengadilan Agama Tulungagung tedapat alasan yang tidak lazim, yaitu suami dari termohon mengalami nafsu sex yang besar, sehingga dalam alasan tersebut tidak ada dalam undang-undang atau hukum positif. Maka dari itu hakim harus berhati-hati dalam memberikan pertimbangan dalam memutuskan perkara tersebut.
Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1).Bagaimana analisis yuridis terhadap pertimbangan hukum hakim mengabulkan izin poligami No. 1599/Pdt.G/2018/PA.TA?, 2).Bagaimana analisis yuridis terhadap dasar hukum yang digunakan dalam putusan No. 1599/Pdt.G/2018/PA.TA?
Dalam penelitian ini di gunakan metodologi penelitian dengan metode kualitatif dan jenis penelitian yang dilakukan dalam menyusun skripsi ini adalah penelitian pustaka, sedangkan, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu metode yang menjelaskan dan menggambarkan data secara rinci dan sistematis yang diperoleh oleh penulis dengan membandingkan data atau bahan pustaka yang berkaitan dengan kasus yang penulis analisa.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa putusanNo. 1599/Pdt.G/2018/PA.TA. hakim telah memeriksa, mengadili dan memutuskan perkara poligami. Dalam putusan tersebut majelis hakim menggunakan pertimbangan yang sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam dan bukti Pemohon mengalami seks yang berlebih tidak perlu pembuktian,karena hal tersebut tidak ada dalam undang-undang, sehingga dalam hal ini bukti yang dibutuhkan adalah izin dari Termohon untuk dipoligami. Sedangkan dalam hal dasar hukum yang digunakan hakim dalam memutuskan perkara tersebut sudah sesuai.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Rif'ah Roihanah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 01 Dec 2021 03:14
Last Modified: 01 Dec 2021 03:47
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/17161

Actions (login required)

View Item View Item