..(LENGKAPI ABSTRAK DAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...VERIFIKASI ARAH KIBLAT MASJID SYAB MUHAMMAD BIN ABDUL AZIZ DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN PULUNG KABUPATEN PONOROGO MENGGUNAKAN METODE BAYANG-BAYANG KIBLAT

NAJIB, SHOFWAN KHOIRU (2021) ..(LENGKAPI ABSTRAK DAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UPLOAD ULANG)...VERIFIKASI ARAH KIBLAT MASJID SYAB MUHAMMAD BIN ABDUL AZIZ DI DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN PULUNG KABUPATEN PONOROGO MENGGUNAKAN METODE BAYANG-BAYANG KIBLAT. Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
Shofwan Khoiru Najib - 210116070 - HKI.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK
Khoiru Najib, Shofwan, 2021. Verifikasi Arah Kiblat Masjid Syab Muhammad Bin Abdul
Aziz Di Desa Karangpatihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo
Menggunakan Metode Bayang-Bayang Kiblat. Skripsi. Jurusan Hukum
Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN)
Ponorogo. Pembimbing Imroatul Munfaridah. M.S.I.
Kata Kunci : Bayang-bayang Kiblat, Arah Kiblat, Masjid Syab Muhammad bin Abdul
Aziz
Arah kiblat adalah arah yang merujuk ke suatu wilayah atau daerah tempat Bangunan
Ka’bah di Masjid al-Haraam, Makkah, Arab Saudi. Ka’bah juga sering disebut Baitullah
(Rumah Allah). Menghadap arah kiblat termasuk syarat sahnya sholat. Oleh sebab itu para
muslim diwajibkan untuk mengetahui arah kiblat. Seiring bertambahnya waktu umat islam
semakin banyak sampai keluar wilayah Makkah, dan salah satunya adalah Indonesia. Jauhnya
jarak antara Indonesia dan Makkah mengakibatkan sulitnya mengetahui arah kiblat. Oleh
sebab itu dibutuhkan metode penentuan arah kiblat seperti : metode bayang-bayang kiblat,
metode azimuth kiblat dll. Penelitian ini berawal dari kegelisahan penulis saat mengetahui
arah kiblat Masjid Syab Muhammad bin Abdul Aziz yang masih menjadi berbedaan pendapat
oleh warga setempat. Selanjutnya timbulah sebuah pertanyaan mengapa bisa terjadi
perbedaan pendapat mengenai arah kiblat masjid.
Dari kejadian tersebut penulis mengambil rumusan masalah : (1) Bagaimana arah kiblat
Masjid Syab Muhammad bin Abdul Aziz di Desa Karangpatihan Kecamatan Pulung
Kabupaten Ponorogo? (2) Bagaimana akurasi penentuan arah kiblat Masjid Syab Muhammad
bin Abdul Aziz di Desa Karangpatihan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo dengan
menggunakan metode bayang-bayang kiblat?.
Adapun jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian lapangan yang
menggunakan metode kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
dengan wawancara dan observasi, kemudian dilanjutkan dengan proses editing,
diklasifikasikan, dan dianalisa.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan Pertama Masjid Syab Muhammad bin
Abdul Aziz Berada pada titik koordinat 7o
54o
LS dan 111o
35o BT. Sedangkan untuk arah
kiblat Masjid Syab Muhammad bin Abdul Aziz yaitu mengarah pada 48o
34’ 40.21” UB atau
311o
35’ 20.15” UTSB. Peralatan yang digunakan untuk mengukur arah kiblat pada awal
pembangunan menggunakan kompas pada Handphone dan kompas biasa tanpa menggunakan
metode penentuan arah kiblat yang baku seperti metode True North, metode bayang-bayang
kiblat dll. Kedua akurasi arah kiblat Masjid Syab Muhammad bin Abdul Aziz yang dikoreksi
menggunakan metode bayang-bayang kiblat yaitu mengarah pada 65o
33’ 45.15” UB atau
294o
26’ 14.8” UTSB. Sedangkan arah kiblat nyatanya mengarah pada 48o
34’ 40.21” UB
atau 311o
35’ 20.15” UTSB. Dan mengalami deviasi atau penyimpangan sebesar 16o
59’
04.94”. Arah kiblat Masjid Syab Muhammad bin Abdul Aziz terlalu serong ke Utara.
Besarnya deviasi ini disebabkan oleh metode yang digunakan tidak sesuai standar ilmu falak
dan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap metode penentuan arah kiblat.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: IMROATUL MUNFARIDAH,
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 25 Nov 2021 02:46
Last Modified: 25 Nov 2021 02:46
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/16927

Actions (login required)

View Item View Item