pandangan tokoh agama ponorogo tentang penggunaan pil penunda haid pada bulan suci ramadhan

Rozak, Abdul (2021) pandangan tokoh agama ponorogo tentang penggunaan pil penunda haid pada bulan suci ramadhan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
210116098_ABDUL ROZAK_HKI.pdf

Download (1MB)

Abstract

Rozak, Abdul, Pandangan Tokoh Agama Ponorogo Tentang Penggunaan Pil Penunda Haid Pada Bulan Suci Ramadhan. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syari’ah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. H. Munir, Lc., M.Ag

Kata Kunci : Tokoh Agama, Pil Penunda Haid, Bulan Suci Ramadhan
Pada era sekarang ilmu kesehatan memberikan kemudahan bagi setiap orang. Salah satunya terbentuklah pil penunda haid untuk menunda siklus haid. Jadi yang seharusnya seorang wanita masuk masa haid pada saat tersebut, pengguna pil tersebut akan tertunda haidnya atau tidak keluar darah haidnya.Pil penunda haid juga dipilih oleh para wanita ketika akan melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan. Sebelum datangnya bulan suci ramadhan dianjurkan untuk meminum pil tersebut, dangan tujuan supaya tidak mengganggu kegiatan ibadahnya di bulan suci.
Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian tentang pandangan tokoh agama Ponorogo terhadap penggunaan pil penunda haid dengan tujuan untuk mengikuti ritual ibadah puasa Ramadhan, kemudian dengan permasalahan tersebut penulis membuat judul menjadi: Pandangan Tokoh Agama Ponorogo Tentang Penggunaan Pil Penunda Haid Pada Bulan Suci Ramadhan. Dengan fokus penelitian sebagai berikut: 1) Bagaimana pendapat tokoh agama Ponorogo terhadap penggunaan pil penunda haid untuk melaksanakan puasa Ramadhan?. 2) Apa dasar hukum para tokoh agama Ponorogo terhadap penggunaan pil penunda haid untuk melaksanakan puasa Ramadhan?.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Research) dengan jenis penelitian kualitatif. Data primer berupa hasil wawancara kepada tokoh agama Ponorogo. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi, berupa catatan atau tulisan. Sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis dilakukan bersamaan dengan penyajian data berdasarkan pendekatan penelitian, dengan metode diskriptif-analitik.
Adapun hasil temuan Peneliti dalam argumentasi tokoh agama sebagai narasumber tentang penggunaan pil penunda haid pada bulan suci Ramdhan menjdai dua agumentasi, pertama, memperbolehkan dan kedua tidak memperbolehkan. Dari semua argumentasi dari narasumber tidak ada yang salah, semuanya adalah benar, namun beliau menggunakan sudut pandang yang berbeda digunakan untuk memperkuat jawaban. Sedangkan menurut dasar hukumnya terdapat tiga klasifikaisi metode penggunaan dasar hukum atas penggunaan pil penunda haid untuk memperlancar puasa bulan Ramadhan, diantaranya: Pertama, narasumber yang model argumentasi dengan metodologi kaidah fiqh. Kedua, narasumber yang menggunakan metode ber-istidlal dengan mengambil rujukan langsung dari al-Qur’an. Ketiga, narasumber yang menggunakan metode qouli> atau mengambil pendapat para mujtahid dari kitab-kitab salaf.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Moh. Munir
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 24 Nov 2021 05:40
Last Modified: 24 Nov 2021 05:40
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/16789

Actions (login required)

View Item View Item