Analisis Hukum Islam Terhadap Anak Angkat Yang Dinasabkan Kepada Ayah Angkat (Studi di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo)

Mariah, Imro'atul Toyibatul (2021) Analisis Hukum Islam Terhadap Anak Angkat Yang Dinasabkan Kepada Ayah Angkat (Studi di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo). Undergraduate (S1) thesis, IAIN PONOROGO.

[img] Text
Skripsi-Imroatul TM.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Mariah, Imro’atul Toyibatul, 2021. Analisis Hukum Islam Terhadap Anak Angkat Yang Dinasabkan Kepada Ayah Angkat.Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing Rif’ah Roihanah, S.H.,M.Kn.

Kata kunci/keyword: Nasab, Pengangkatan anak, Hukum Islam

Penetapan nasab mempunyai dampak yang sangat besar terhadap individu, dengan demikian diharapkan setiap individu menentukan nasabnya dengan jelas. Dengan ketidakjelasan nasab dikhawairkan akan terjadi perkawinan dengan mahram. Untuk itulah Islam mengharamkan untuk menisbahkan nasab seseorang kepada orang lain yang bukan ayah kandungnya. Terkhusus pengangkatan anak, menurut Islam pengangkatan anak hanya dapat dibenarkan apabila tidak memutuskan nasab dengan keluarga kandungnya, anak angkat juga tidak berkedudukan sebagai ahli waris dari keluarga angkatnya dan orang tua angkat tidak bertindak sebagai wali dalam perkawinan anak angkatnya. Namun pada realitanya terdapat pencatatan pada akta nikah anak angkat yang dicatatkan berdasarkan akta kependudukan yang beratasnamakan ayah angkat di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:(1) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap alasan yang mendasari penasaban anak angkat kepada ayah angkat oleh KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo?(2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap dampak penasaban anak angkat kepada ayah angkat oleh KUA Kecanatan Slahung Kabupaten Ponorogo?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan peneliti merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode deduktif yaitu pembahasan yang diawali dengan mengemukakan teori-teori yang bersifat umum dan selanjutnya dikemukakan kenyataan yang bersifat khusus. Penelitian skripsi ini didekati dengan teori hukum Islam meliputi nasab anak, pengangkatan anak dan pencatatan perkawinan.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa alasan KUA Kecamatan Slahung hanya sebatas administrasi saja dan tindakan tersebut tidak sesuai dengan syariat Islam meskipun hanya bersifat administrasi, karena di dalam Q.S Al-Ahzab ayat 4-5 Allah melarang praktek pengangkatan anak diikuti dengan penisbatan nasab kepada ayah angkatnya. Sedangkan untuk dampak yang ditimbulkan dari penasaban anak angkat kepada ayah angkat tidak sesuai dengan syariat Islam, dimana anak angkat akan mendapatkan warisan dari ayah angkatnya, selain waris juga berdampak kepada pemahaman masyarakat tentang status anak angkat sama dengan anak kandung, dan untuk administrasi jika akta tersebut belum dirubah maka akan selamanya terjalin hubungan keperdataan dengan orangtua angkatnya. Namun untuk perwalian pada saat akad nikah sudah sesuai dengan syariat Islam, yaitu menggunakan wali nasab asli.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Rif'ah Roihanah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 22 Nov 2021 04:37
Last Modified: 22 Nov 2021 04:37
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/16550

Actions (login required)

View Item View Item