Realitas Perkawinan Campuran Pekerja Migran Di Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Perspektif fenomenologi

kolis, Nur (2021) Realitas Perkawinan Campuran Pekerja Migran Di Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo Perspektif fenomenologi. Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
212317001_NUR KOLIS_AS.pdf

Download (2MB)

Abstract

REALITAS PERKAWINAN CAMPURAN PEKERJA MIGRAN DI KECAMATAN SIMAN KABUPATEN PONOROGO PERSPEKTIF FENOMENOLOGI

ABSTRAK
Nikah dapat diartikan sebagai suatu akad yang menghalalkan pergaulan antara seorang laki-laki dan perempuan yang bukan mah{ram dan menimbulkan hak dan kewajiban antara keduanya.Pernikahan merupakan suatu ikatan lahir batin antara dua orang, laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama dalam suatu rumah tangga dan keturunan yang dilangsungkan menurut ketentuan-ketentuan syariat Islam. Pernikahan juga merupakan salah satu wujud kepatuhan dan ketaatan dalam menjalankan perintah agama yang memiliki implikasi ibadah jika melakukannya. Tuhan tidak menginginkan manusia seperti makhluk hidup lainnya yang hidup bebas mengikuti nalurinya termasuk dalam berhubungan antara jantan dan betina. Dengan pernikahan, manusia bebas dan leluasa untuk memenuhi kebutuhan hasrat manusiawi, dari aspek biologis, theologis maupun sosiologisnya. Perkawinan campuran adalah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia. Jadi, perkawinan campuran adalah perkawinan antarwarga negara, bukan perkawinan antar pemeluk agama. Kemudian perkawinan campuran yang dalam penelitian ini adalah merupakan perkawinan yang terjadi antar Negara atau antar suku bangsa.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pemahaman para pelaku terhadap perkawinan campuran? (2)Apa motivasi atau sebab terjadinya perkawinan campuran di Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo? Kemudian mempunyai tujuan, yaitu: (1) Untuk mengetahui pemahaman para pelaku, khususnya pekerja migran tentang perkawinan campuran. (2) Untuk mengetahui motivasi-motivasi atau sebab-sebab yang mendorong terjadinya perkawinan campuran.
Hasil dari pembahasan dalam penelitian ini adalah (1) Berdasarkan paparan data dan analisis yang telah dilakukan penulis pada pelaku perkawinan campuran pekerja migran didapati dan dipahami sebagai perkawinan yang memiliki banyak sekali perbedaan, penggabungan dua budaya dan dua bahasa. Sehingga dibutuhkan saling pengertian dan kesabaran yang lebih, dengan perbedaan tersebut justru kehidupan menjadi lebih menarik dan bermakna. (2) Perkawinan campuran yang dilakukan oleh para pekerja migran didorong atas dasar motivasi prestis dan pemenuhan kebutuhan biologis serta keinginan untuk membentuk kehidupan rumah tangga yang saki>nah mawaddah warah}mah layaknya seperti yang lain dapat hidup dengan bahagia lahir dan batin,dalam lingkungan keluarga dan masyarakat sekitarnya.Keberadaan keluarga dari perkawinan campuran itu sangat baik dan mampu menjadi perhatian semua warga masyarakat sekitarnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Miftahul Huda
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 10 Jun 2021 07:14
Last Modified: 10 Jun 2021 07:14
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/15666

Actions (login required)

View Item View Item