implementasi undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak pada praktik pengangkatan anak (studi di wilayah kecamatan jenangan)

Rofi'i, Ahmad (2021) implementasi undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak pada praktik pengangkatan anak (studi di wilayah kecamatan jenangan). Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
TESIS A5 AHMAD ROFI'I - UPLOAD.pdf

Download (1MB)

Abstract

Kehadiran anak adalah sesuatu yang dinantikan dalam setiap keluarga, anak bisa menjadi perekat dan tempat untuk mencurahkan cinta kasih orang tua, faktanya tidak setiap pasangan yang telah berumah tangga dikaruniai anak, maka banyak keluarga yang kemudian mengangkat anak orang lain untuk diasuh dan didik dalam keluarganya. Negara hadir dengan membuat regulasi yang mengatur bagaimana proses pengangkatan anak bisa terlaksana dengan baik.
Dalam penelitian ini, terdapat tiga rumusan masalah, yaitu latar belakang pengangkatan anak, alasan pengangkatan anak tidak melakui prosedur yang benar serta akibat hukum dari pengangkatan anak tersebut. Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian yuridis empiris dan pendekatan deskriptif-kualitatif. Kemudian dalam memperoleh data di lapangan melalui wawancara dan dokumentasi. Sedangkan dalam proses pengolahan data menggunakan teknik edit, verifikasi, klasifikasi, analisis, dan kesimpulan.
Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan pertama, ada beberapa motifasi dari orangtua angkat ketika mengangkat anak, diantaranya untuk menolong tetangga atau saudaranya yang kebetulan secara ekonomi terbilang kurang dan memiliki benyak anak, selain itu juga ada motif “mancing” agar diberi keturunan, di samping kedua motif diatas, pengangkatan anak juga dalam kerangka perlindungan anak yang diambil dalam kasus orangtua yang hamil di luar perrnikahan. Kedua, pelaksanaan adopsi diwilayah kecamatan Jenangan cenderung kurang memperhatikan regulasi yang sudah ditetapkan, pengangkatan anak tidak didukung dengan catatan resmi yang menjadi dasar untuk perlindungan terhadap anak angkat dan orangtua angkat. Hal ini terjadi karena dua hal, yaitu kurangnya pengetahuan tentang regulasi pengangkatan anak dan regulasi pengangkatan anak dianggap memberatkan. Ketiga, akibat langsung dari adanya pengangkatan anak yang tidak memperhatikan regulasi yang benar ini menyebabkan hilangnya asal-usul anak, terjadi kerancuan nasab, dimana anak angkat tersambung nasabnya dengan orangtua angkat, selain itu juga terjadi permasalahan waris, akibat lain adalah tidak adanya perlindungan hukum terhadap anak angkat.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Miftahul Huda
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 09 Jun 2021 06:32
Last Modified: 09 Jun 2021 06:32
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/15616

Actions (login required)

View Item View Item