Analisis Hukum Perkawinan Terhadap Pemenuhan Hak Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Babadan

Mahendra, Yusron Ihza (2021) Analisis Hukum Perkawinan Terhadap Pemenuhan Hak Nafkah Anak Pasca Perceraian Di Kecamatan Babadan. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
210116047_Yusron_I.M._HKI.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK

Mahendra, Yusron Ihza. NIM: 210116047. Implementasi Pemenuhan Hak Nafkah Anak Pasca Putusnya Perkawinan Karena Perceraian (Studi Kasus di Kecamatan Babadan Ponorogo). Pembimbing Martha Eri Safira, M.H.
Kata Kunci: Hukum Nafkah Anak, Undang-Undang Perkawinan, Kompilasi Hukum Islam, Undag-Undang Perlindungan Anak.
Persoalan nafkah anak setelah perceraian ini sering menjadi problem karena hak-hak anak ada yang dikesampingkan, terutama yang berkaitan dengan hak-hak pokok anak yaitu biaya pemeliharaan, pendidikan, dan fasilitas penunjang lainya. Dimana dalam hal ini terutama sang ayah lalai dan tidak memenuhi kewajibanya untuk memberikan nafkah terhadap anak. Hal ini nantinya juga akan berdampak buruk bagi seorang anak. Meskipun orang tua sudah tidak bersatu lagi dalam satu keluaraga, persoalanan pemenuhan nafkah anak tetap menjadi kewajiban kedua orang tua terutama ayah. Fenomena yang sering terjadi di masyarakat Babadan khususnya masih banyak orang tua yang lalai dalam pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan rumusan masalah sebagai berikut: Bagaimana analisis hukum perkawinan terhadap implementasi pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian di kecamatan babadan ? Bagaimana analisis hukum perkawinan terhadap solusi yang diambil dalam pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian di kecamatan babadan ?.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan Kualitatif. Adapun sumber data primer yang digunakan adalah keterangan informan (pelaku, masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pihak terkait lainnya) dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data yaitu analisis kualitatif dengan mengaitkan teori-teori dari pustaka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemenuhan hak nafkah anak pasca perceraian yang terjadi di kecamatan Babadan terdapat dua bentuk pola pmenuhan, Pertama, implementasi pemenuhan nafkah anak pasca perceraian di Babadan yang memenuhi biaya nafkah anak adalah ibu. Kedua, keluarga ibu membantu memenuhi nafkah anak. Hal ini tidak sesuai dengan undang-undang perkawinan, kompilasi hukum islam maupun fiqh. Dalam Undang-undang perkawinan membebankan kewajiban kepada orang tua laki-laki dalam pemenuhan nafkah anak tersebut walaupun orang tua sudah berpisah. Namun sebagian besar orang tua laki-laki lalai terhadap kewajibanya. Solusi yang diambil yakni ibu bekerja untuk memenuhi kebutuhan nafkah anak. Hal ini diperbolehkan dalam hukum islam. Dan ketika orang tua dari ibu membantu memberikan nafkah anak, hal ini sesuai dengan fiqh.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Martha Eri Safira
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Jun 2021 08:09
Last Modified: 04 Jun 2021 08:09
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/15364

Actions (login required)

View Item View Item