..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN, PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)...Relasi Keluarga Penghafal Al-Qur'an Perspektif Psikologi Keluarga(Studi Kasus di Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Babadan Ponorogo)

Musyafa, Muzaki Ahmad (2021) ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN, PERSETUJUAN PUBLIKASI DAN KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)...Relasi Keluarga Penghafal Al-Qur'an Perspektif Psikologi Keluarga(Studi Kasus di Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Babadan Ponorogo). Masters thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
full TESIS MUZAKI ethesis.pdf

Download (1MB)

Abstract

Musyafa, Muzaki Ahmad. 2020. Relasi Keluarga Penghafal Al-Qur’an Perspektif Psikologi Keluarga (Studi Kasus di Jam’iyyatul Qurra’ wal Huffadz Babadan Ponorogo), Tesis, Program Studi Ahwal Syakhsiyah, Pascasarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Miftahul Huda, M.Ag.
Kata Kunci: Relasi Keluarga, Penghafal Al-Qur’an, Psikologi Keluarga.
Didalam pernikahan relasi sumi istri itu sangat penting, relasi suami istri yang ideal adalah yang berdasarkan pada prinsip“mu’a>sharah bilma’ru>f” (pergaulan suami istri yang baik) dan di sisi lain keluarga penghafal Al-Qur’an masih menjaga hafalannyadengan Mura>ja’ah.
Berangkat dari latar belakang tersebut, penulis tertarik melakukan penelitian terkait bagaimanarelasi suami istri pengahafal Al-Qur’an dan upaya suami istri penghafal Al-Qur’an dalam menjaga keharmonisan keluarganya.
Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Adapun teori yang digunakan adalah teori psikologi keluarga. Dari penelitian ini dapat diambil kesimpulanpertama, pola relasi suami istri apabila ditinjau dari aspek pembagian kerja (domestik) menghasilkan dua tipologi yakni: 1)Pembagian kerja (domestik) dibagi berdasarkan kemampuan dan keahlian, 2) Pembagian kerja (domestik) bersifat fleksibel.Pola pemenuhan nafkah menghasilkan dua pola yakni: 1)Pola kerjasama antara suami dan istri untuk memenuhi kebutuhan keluarga, 2)Pola dominasi suami.Pola pengambilan keputusan dalam keluarga menghasilkan dua tipologi yakni: 1) Posisi setara (equal partner), 2) Dominasi salah satu pihak.Kedua, Upaya suami istri pengahafal Al-Qur’an dalam menjaga keharmonisan keluarga ada dua macam: 1) bersifat prefentife yaitu menjaga emosi, manegemen waktu, tolong menolong dalam kebaikan, saling menasehati, suami istri selalu berprasangka baik, mempererat silaturahmi dengan keluarga istri atau suami, melakukan ibadah secara berjamaah, mencintai keluarga istri atau suami sebagaimana mencintai keluarga sendiri, memberi kesempatan kepada suami atau istri untuk menambah ilmu. 2) bersifat kuratife yaitu Selalu bersyukur saat mendapat nikmat, Senantiasa bersabar saat ditimpa kesulitan/musibah, dan bermusyawarah.

Item Type: Thesis (Masters)
Thesis Supervisor: Miftahul Huda
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 04 Jun 2021 02:30
Last Modified: 04 Jun 2021 02:30
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/15128

Actions (login required)

View Item View Item