TINJAUAN 'URF TERHADAP ADAT PROTEKSI DIRI PADA NIKAH SIJI JEJER TELU DI DESA KEBONSARI KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN

Ylandira, Nurul (2021) TINJAUAN 'URF TERHADAP ADAT PROTEKSI DIRI PADA NIKAH SIJI JEJER TELU DI DESA KEBONSARI KECAMATAN KEBONSARI KABUPATEN MADIUN. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
WATERMARK a4 FINISH OK.pdf

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK
Ylandira, Nurul, 2021. Tinjauan 'Urf Terhadap Adat Proteksi Diri Pada Nikah Siji Jejer Telu Di Desa Kebonsari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Saifulloh, M.Ag.
Kata Kunci/Keywod: Adat Proteksi Diri Pada Nikah Siji Jejer Telu, Tinjauan 'Urf.
Dalam melakukan pernikahan harus terpenuhinya syarat dan ketentuan yang berlaku menurut hukum Islam untuk menentukan sah atau tidaknya sebuah akad nikah. Di Desa Kebonsari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun terdapat adat larangan perkawinan siji jejer telu yang mana oleh masyarakat sudah menjadi tradisi turun temurun yang tidak boleh di langgar, karena masyarakat berasumsi bagi siapa saja yang melanggar maka akan mendapatkan malapetaka dan di sisi lain terdapat pula yang melanggarnya karena mereka beranggapan itu sebagai mitos saja. Dari permasalahan ini peneliti menyimpulkan dua rumusan masalah : (1). Bagaimana Tinjauan 'Urf terhadap dasar larangan perkawinan siji jejet telu di Desa Kebonsari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun ? (2). Bagaimana Tinjauan 'Urf terhadap pola penyelesaian perkawinan siji jejer telu di Desa Kebonsari Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun ?Penelitian ini mengunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan merupakan pendekatan kualitatif.Adapun tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara. Data di analisis dengan cara mereduksi data yang tidak relevan, memaparkan data dan penarikan kesimpulannya.
Berdasarkan hasil penelitian :
(1). Menurut tinjauan ‘urf proteksi diri pada nikah siji jejer telu tidak bisa dijadikan sandaran hukum. Karena tidak sesuai dengan syarat ‘urf yang bisa diterima oleh hukum Islam. Dan larangan nikah siji jejer telu termasuk dalam ‘urf fasid karena bertentangan dengan dalil-dalil syara’ dan kaidah-kaidah dasar yang ada dalam syara’ sehingga larangan nikah siji jejer telu tidak bisa dijadikan hujjah.
(2). Menurut tinjauan ‘urf pola penyelesaian nikah siji jejer telu tidak bisa ditinjau oleh ‘urf sholih maupun ‘urf fasid karna semuanya tidak sejalan dengan syariat Islam tetapi juga tidak bisa dikatakan bertentangan dengan syariat Islam.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: Saifullah
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1899 Other Law and Legal Studies > 189999 Law and Legal Studies not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan al-Ahwal al-Syakhshiyyah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 03 Jun 2021 03:42
Last Modified: 03 Jun 2021 03:42
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/14942

Actions (login required)

View Item View Item