Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Penjualan Madu di Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri.

Muhtar, Muhammad (2020) Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Penjualan Madu di Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Ponorogo.

[img] Text
e thesis muhtar.pdf

Download (1MB)

Abstract

Petani madu di Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri
bila musim hujan sudah tiba, maka otomatis lebah tidak akan mengkonsumsi
tumbuhan atau tanaman karena terdapat air di tumbuhan tersebut. Dan
kebanyakan dari petani-petani lebah umumnya bila sudah musim hujan mereka
berhenti berternak lebah karena tidak ada madu yang dihasilkan. Namun inisiatif
dari petani lebah memberikan air gula sebagai pengganti nektar. Setelah madumadu
itu siap dipanen selanjutnya akan dikemas dibotol dan diberi lebel yang
bertuliskan jenis-jenis tumbuhan tersebut. Antara madu yang dihasilkan dari
tumbuhan atau alam dan madu yang dihasilkan dari makanan air gula tersebut
dikemas dilebel yang sama, dan botol yang sama pula.
Berangkat dari masalah di atas, maka peneliti tertarik untuk
menjadikannya sebagai tugas akhir dengan rumusan masalah antara lain: (1)
Bagaimana tinjauan etika bisnis Islam terhadap praktik penjualan madu oleh
petani lebah di Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri? (2)
Bagaimana tinjauan etika bisnis Islam terhadap praktik penetapan harga madu di
Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri?.
Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, yang
menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber datanya adalah Petani madu dan
pembeli. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara, observasi
dan dokumentasi. Dalam mengelola data penulis menggunakan beberapa tahap,
yaitu editing, organizing, dan penemuan hasil.
Setelah melakukan penelitian dan menganalisis, maka dapat disimpulkan
bahwa; 1) Mengenai praktik penjualan madu yang dijual oleh petani lebah di
Desa Langenharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten kediri melanggar etika bisnis
Islam dan etika jual beli Islam dalam konteks proses penjuaan barang,
penjelasannya adalah melanggar etika bisnis Islam (prinsip kesatuan,
keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab, kebenaran) dan etika jual beli
dalam konteks kejujuran, keadilan dan kebenran barang karena telah melakukan
kegiatan mengemas madu dalam kemasan yang tidak susuai label dengan madu
itu sendiri dan dari penjual juga tidak menjelaskan dengan jujur mengenai madu
yang dijual kepada pelanggan dan memberikan informasi yang berlebihan. 2)
Penetapan harga yang dipatok oleh petani sekaligus penjual madu belum sesuai
dengan etika bisnis Islam (keseimbangan, kehendak bebas, tanggung jawab,
kebenaran) dan etika jual beli dalam konteks kejujuran, keadilan dan kebenran,
karena antara madu yang dipanen hasil dari pakan air gula dan hasil dari nektar
tidak dibedakan

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Thesis Supervisor: M. Ilham Tanzilulloh
Subjects: 14 ECONOMICS > 1499 Other Economics > 149999 Economics not elsewhere classified
Divisions: Fakultas Syariah > Jurusan Muamalah
Depositing User: Mr Perpustakaan IAIN Ponorogo
Date Deposited: 18 Jun 2020 06:04
Last Modified: 18 Jun 2020 06:04
URI: http://etheses.iainponorogo.ac.id/id/eprint/10508

Actions (login required)

View Item View Item